Lakukan Hal Berikut Jika Power Steering Bocor

22Apakah Anda pernah mengalami kerusakan pada power steering ketika di tengah jalan? Kejadian seperti oli power steering tumpah karena kebocoran pada selang high pressure. Apabila hal ini terjadi pada Anda, maka ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masalah tersebut.

Ketika mesin mobil dinyalakan, pompa power steering otomatis bergerak dan pergerakannya di bantu oleh belt yang dibantu oleh pulley dari mesin. Pompa ini akan terus bekerja walaupun steer dalam keadaan diam tidak belok maupun mobil tidak bergerak.

Bahayanya kalau di pompa tidak ada olinya sama sekali, bisa membuat pompa power steering jebol dan rack steernya baret-baret. Jika sudah demikian, mau tak mau harus ganti copotan power steering satu set dan harganya lumayan mahal.

Proses mencopot beltnya cukup memakan waktu dan tenaga, karena Anda harus masuk ke bawah mobil untuk mengendurkan pulleynya. Setelah pulleynya dirasa kendur, belt pun masih akan sedikit sulit dilepas dan perlu bantuan obeng yang diselipkan ke belt sambil memutar-mutar pulleynya sehingga belt bisa terlepas.

Sangat disarankan saat membuka atau mengendurkan baut pulleynya, harus berhati-hati karena teflon power steering tidak boleh baret dan kalau baret katanya bisa membuat berisik serta kinerja power steering tidak normal (berat atau dengung).

Setelah belt lepas, mobil siap digunakan, walapun mesin menyala, pompa power steering akan diam tidak bekerja sama sekali sehingga aman dipakai.

Awalnya akan terasa tidak nyaman ketika harus membawa mobil tanpa pake power steering karena setir akan terasa lebih berat. Namun jika berjalan ngebut, tidak akan berasa berat sama sekali malah akan terasa lebih enteng.

Nah, setelah bisa bekerja kembali Anda bisa melakukan perawatan yang lebih jauh dengan membawa mobil ke bengkel agar diperiksa.

Berikut ini alasan kenapa power steering bisa jebol, salah satunya adalah karena usia selang yang relatif sudah tidak muda lagi. Bisa juga karena penggunaan selang PS yg tidak bagus, steer sering dibelokin sampai mentok, penggunaan minyak/oli yang salah ukuran dan ada penyumbatan pada selang.

Alasan paling sering memang karena pengguna kendaraan membelokkan steer sampai mentok dan berdengung secara lama, sehingga selang mengalami tekanan berlebih dan akhirnya meledakkan diri.