Mampukah Ignis Kembalikan Kejayaan City Car?

 

Setelah meluncur resmi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, April lalu, Suzuki Ignis resmi ”mengkudeta” pucuk pimpinan segmen city car. Mobil yang diimpor utuh dari India itu menggantikan posisi Honda Brio yang dalam setahun terakhir berkibar di puncak.

Menariknya, pergeseran perolehan penjualan itu diraih hanya dalam waktu tiga bulan setelah mobil diluncurkan. Cukup singkat, dan kini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tinggal ”memelihara” raihan itu agar tetap apik bermain di ranah city car di tengah makin banyaknya pilihan mobil di segmen lain.

Data wholesales (distribusi pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) per Juni 2017 menunjukkan, SIS mampu mengirim total Ignis 5.524 unit, diakumulasikan sejak Maret 2017 yang masih berstatus sebagai pengiriman awal.

Secara konsisten SIS mengirim Ignis beruturut-turut sejak Maret 2017 yakni 91 unit, 2.476 unit (April), 1.695 unit (Mei), dan 1.262 unit (Juni). Ada kecenderungan menurun karena euforia yang mulai kendor.

Sementara Honda Brio harus tertahan di bawah Ignis dengan total wholesales 5.295 unit. PT Honda Prospect Motor (HPM) tak mampu menggenjot pengiriman pada Juni 2017 yang turun 44,5 persen dari Mei, yakni cuma 668 unit.

Duet Korea Selatan, Kia Picanto dan Hyundai i10 masih merayap di dua posisi terakhir dengan penjualan total satu semester mencapai masing-masing 86 dan 66 unit.

Sejak kehadiran mobil LCGC (Low Cost Green Car) mobil-mobil di segmen city car seolah turun pamor. Jumlah penjualannya di Indonesia pun juga terus turun terlebih di sepanjang 2017 ini.

Seperti terlihat dari datawholesales (pabrik ke diler) milik Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterimadetikOto.

Jika dibandingkan dengan LCGC pun jumlahnya cukup jauh. Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini misalnya, model LCGC berhasil terjual 141.501 unit sementara city car hanya 18.402 unit saja.

 

Ada sekitar sembilan model city car yang ditawarkan di Indonesia. Jika sebelumnya model terlaris dipegang oleh Honda Brio, kini Brio mendapat saingan baru dari Suzuki lewat Ignis. Penjualan Ignis terbilang baik karena sejak diluncurkan lima bulan lalu pada Maret, 7.102 unit Ignis laris di pasaran. Sementara Brio menempati posisi kedua dengan 6.314 unit. Nissan March yang mendapat sedikit penyegaran di tahun lalu hanya terjual 1.627 unit.
Berbeda dengan LCGC, walaupun model yang ditawarkan hanya tujuh saja namun jualan keseluruhannya ada yang mencapai puluhan ribu unit. LCGC berkapasitas 7 penumpang Toyota Calya masih memimpin dengan 46.167 unit. Menguntit di posisi kedua terdapat Honda Brio Satya dengan 23.430 unit terjual. Melengkapi posisi ketiga terdapat kembaran Calya, Daihatsu Sigra yang terjual sebanyak 22.820 unit.

Dengan tampang agresif, serta memiliki “tongkrongan” ala sport utility vehicle (SUV), Ignis diklaim lahir sebagai sebuah urban SUV. Hal ini makin ditegaskan ketika menanyakan langkah Ignis untuk bersaing dengan para rivalnya di Tanah Air.

Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS, mengatakan secara garis besar pasar city car memang tidak stabil. Hal tersebut makin terlihat ketika mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) hadir, tapi untuk Suzuki, Ignis merupakan pilihan baru yang berbeda dengan mobil kota.

“Kalau dilihat memang pasar city car masih turun, tapi statement kami Ignis itu bukan sebuah city car. Karena di segmennya, Ignis tidak punya lawan, Ignis benar-benar murni sebuah urban SUV,” kata Donny

Donny menjelaskan, bahwa Ignis merupakan genre dari sebuah SUV berdimensi kompak. Untuk pasar Indonesia, sampai saat ini hanya Suzuki yang memiliki produk seperti Ignis.

Sayangnya, meski kukuh dengan anggapan urban SUV, tapi secara golongan Ignis tetap masuk dalam kategori city car. Apalagi mesin yang digunakan merupakan mesin yang dulunya digunakan oleh Suzuki Splash yang sempat jaya di segmen mobil kota.

Di segmen mobil kota, Ignis akan bersaing dengan rival, seperti Toyota Etios Valco, Nissan March, Mitsubishi Mirage, Kia Picanto, Hyundai i10, dan Daihatsu Sirion